0

Di Sini Berjejallah

Posted on Kamis, 22 Agustus 2013

Mencoba meramu dunia dengan cara sendiri,
lelaki merayu kehadiran sang raja dalam hati yang hampir mati. Renta membaca dan mengerti alur takdir. Yakin dengan apa yang kuyakini akan detakku.

lelaki malu dengan apa yang Kau katakan tentang hidup dan mati. Dalam karunia dan kasihmu, hanya mampu menguasai alunan yang terputus dari sisi jejak tubuh mati.

Lelaki dengan jiwa tertinggalkan untuk meniti menengadah harap dan sedikit desah yang tak beraturan. Tak peduli nanar tatap menantang matahari hantar jiwanya pada curam bibir sang dara.

Kau mampu berkata harap, aku hanya mampu bertafakur pada liang kering tak harap gundah dari desah.
Lelaki mati berjejal harap.
disini, di curam bibir sang dara.

7 November 2011

No Comments

Discussion

Leave a response